Jumat, 14 Oktober 2016

Belajar Kitab Jurumiyyah Bagian 1 : Kalam dan Penyusunnya

الكلام هو اللفظ المركب المفيد بالوضع
وأقسامه ثلاثة : اسم ، وفعل ، وحرف جاء لمعنى .
فالاسم يعرف : بالخفض ، والتنوين ، ودخول الألف واللام ، وحروف الخفض وهي : من وإلى وعن وعلى وفي ورب والباء والكاف واللام وحروف القسم وهي : الواو والباء والتاء
والفعل يعرف بقد والسين و سوف وتاء التأنيث الساكنة
والحرف مالا يصلح معه دليل الاسم ولا دليل الفعل

Kalam (kalimat) adalah Lafadz yang tersusun yang berfaedah dengan bahasa arab.
Penyusun kalimat itu ada tiga: Isim, fi’il, dan huruf yang memiliki arti.
Isim itu dapat dikenali dengan keberadaan  khafadh (jar), tanwin, dan kemasukan alif dan lam.
Huruf khafadh itu adalah :
مِنْ  (dari),   إِلَى (ke),  عَنْ (dari),   عَلَى (di atas), فِي (di), رُبَّ (jarang),  بِ (dengan),  كَ (seperti),  لِ (untuk)
Isim dapat dikenali juga dengan huruf qasam (sumpah) yaitu  waw, ba dan ta.

(2) Fiil itu dikenali dengan keberadaan:
قَدْ (sungguh/terkadang), سَ (akan) ، سَوْفَ(akan) ، تَاءِ اَلتَّأْنِيثِ اَلسَّاكِنَةِ (ta ta’nits yang mati)

(3) Huruf itu adalah sesuatu yang tidak memenuhi ciri-ciri isim dan fi’il

Penjelasan
Dalam bahasa arab ada istilah Kalam dan Kalimat yang harus dipahami dari awal agar tidak membingungkan.
اَلْكَلَامُ (bahasa arab) = Kalimat (bahasa Indonesia).
كَلِمَهْ(bahasa arab) = Kata (bahasa Indonesia)

Dalam redaksi kitab jurumiyyah di atas, definisi kalam adalah lafadz yang tersusun yang berfaidah dengan kesengajaan

Dari definisi ini ada beberapa batasan yang jelas mengenai kalam:
1.        Lafadz (اللفظ) ;
Adalah suara yang tersusun dari beberapa huruf hijaiyyah, seperti kata Zaid, karena mengandung  huruf  Zay, Ya dan Dal
.
Batasana ini mengecualikan suara seperti bunyi beduk atau gendang tidak termasuk lafadz karena tidak terdiri atas huruf hijaiyyah.

Isyarat dengan tangan atau dokumen tertulis walaupun sudah memberikan pemahaman juga tidak termasuk lafadz.

2.       Tersusun
Kalam tersusun atas 2 kata atau lebih, 
Penyusunnya dapat berupa:

a.       Fiil dan fa’il
Contoh :

Zaid telah datang
Umar sedang berdiri
...............= fiil ( kata kerja)
...............= fail (subyek/pelaku)

b.      Mubtada’dan khobar
Zaid adalah orang yang berdiri
Umar adalah orang islam
...............= fiil ( kata kerja)
...............= fail (subyek/pelaku)

c.       Syarat dan jawab

Jika zaid berdiri maka umar juga berdiri

...................= Jika zaid berdiri (syarat)
...................= maka umar juga berdiri (jawab)
3.       Berfaidah
Maksudnya adalah memberi pemahaman /dapat dimengerti bagi orang yang mendengar tanpa menunggu keterangan selanjutnya.
Jika pendengar masih belum mengerti maksudnya maka tidak termasuk kalam, \

Contohnya :
Jika zaid berdiri
Pembantu zaid

Kedua contoh diatas belum memberikan pemahaman kepada pendengar karena masih bertanya keterangan selajutnya.

4.      Dengan kesengajaan
oleh karena itu suara dari orang yang tidur (mengingau) tidak termasuk kalam karena tidak disengaja.

كَلِمَةْ(kata) dalam bahasa arab dibagi menjadi 3 yaitu :
1.      اِسِمْ       
Isim adalah kata yang memiliki makna tertentu tanpa disertai dengan keterangan waktu.
Isim diartikan secara bebas sebagai kata benda.

Contoh
                = Buku
................= sekolah
.................= sapi

2.      فِعِلْ   
Fi’il adalah kata yang memiliki makna tertentu disertai dengan keterangan waktu.
Fiil diartikan sebagai kata kerja.

= telah datang
=sedang/akan pergi

3.      حُرُفْ
huruf adalah kata yang tidak bisa berdiri sendiri, atau harus digabung dengan kata yang lain.
=Dari
= ke
=didalam

Tanda-tanda isim
dalam redaksi kitab jurumiyyah diatas, beberapa tanda isim yaitu:
a.      Bertanwin.
Contohnya : قَلَمٌ (pena)
b.      Diawali ال  
Contohnya : العَالِمُ (orang yang alim)
c.      Di i’robi dengan i’rob khofad (jar)
Contohnya :
رَسُوْلَ اللَّهِ (utusan Allah)
,kata اللَّهِ adalah isim karena i’robnya khofad karena menjadi mudhof iliahi dari kata , رَسُوْلَ tanda khofadnya kasroh.
d.      Didahului huruf jer.
Huruf jar/khofad adalah yang huruf yang menyebabkan i’rob isim yang dimasukinya menjadi jar/khofad.
Huruf yaitu:
1)       مِنْ  (dari),
Contoh:
Dari sekolah
2)       إِلَى  (ke),
Ke pasar
3)      عَنْ (dari)
Dari umar
4)      عَلَى(di atas)
Diatas meja
5),فِي (di dalam),
Didalam kelas


رُبَّ (jarang),
بِ (dengan),
Dengan pena
كَ (seperti),
Seperti bulan
لِ (untuk)
Untuk wanita

e.      Isim dapat dikenali juga dengan huruf qasam (sumpah) yaitu waw, ba dan ta.
                         = Demi Allah


Contohnya : فِيْ الْفَصْلِ(di dalam kelas), didahuluiفِيْ huruf jer.







Minggu, 26 Juni 2016

Jenis Kalimat dalam Bahasa Arab

الْكَلِمَةُ
Al-Kalimah
Al-Kalimah (kata) adalah lafaz yang mempunyai makna.
Diagram Kalimah
A. Isim
Kata yang menunjukkan atas suatu makna, dimana kata tersebut  tidak terikat dengan waktu.
Contoh:
كِتَابٌ ـ بَيْتٌ ـ دِيْنٌ ـ بَابٌ ـ أسْتَاذٌ ـ شَجَرَةٌ
B. Fi’il
Kata yang menunjukkan atas suatu makna, dimana kata tersebut terikat dengan waktu.
Contoh:
نَصَرَ ـ كَتَبَ ـ ضَرَبَ ـ جَلَسَ ـ قَتَلَ ـ أَكَلَ
C. Huruf
Kata yang tidak mempunyai makna yang sempurna kecuali setelah bersambung dengan kata yang lain.
Huruf yang dikategorikan sebagai al-kalimah adalah huruf-huruf ma’any.